Perskpknusantara.com, Malinau- Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, memberikan apresiasi atas keberhasilan kafilah Kabupaten Malinau yang berhasil menempati posisi Juara Umum II pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-X Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026. Prestasi tersebut diraih setelah Malinau mengoleksi 11 medali emas dengan total nilai 452 poin, sekaligus menunjukkan peningkatan capaian dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
Pernyataan itu disampaikan Ernes, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian MTQ ke-X Kaltara, usai penutupan kegiatan pada Kamis (2/7).
Dalam keterangannya kepada awak media, Ernes terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat kepada Kabupaten Bulungan yang kembali mempertahankan predikat Juara Umum I dengan perolehan 611 poin. Posisi kedua ditempati Kabupaten Malinau dengan 452 poin, disusul Kota Tarakan di peringkat ketiga dengan 437 poin, Kabupaten Nunukan di posisi keempat dengan 425 poin, serta Kabupaten Tana Tidung di urutan kelima dengan 367 poin.
Menurut Ernes, keberhasilan Malinau meraih posisi runner up tidak lepas dari kerja sama dan dedikasi seluruh pihak, mulai dari pengurus LPTQ, para pembina, pelatih, hingga seluruh peserta yang telah mengikuti proses pembinaan secara optimal.
“Saya mengucapkan selamat kepada Kabupaten Bulungan yang kembali menjadi juara umum. Untuk Kabupaten Malinau, saya juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Terima kasih kepada seluruh kontingen, Ketua LPTQ, para pembina, dan semua pihak yang telah mempersiapkan kafilah dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Ia menilai, raihan 11 medali emas menjadi indikator bahwa pola pembinaan kafilah MTQ Kabupaten Malinau telah berjalan dengan baik. Persiapan yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai berhasil meningkatkan kemampuan para peserta sehingga mampu bersaing dengan kafilah dari kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Utara.
Ernes menjelaskan, sejak awal Pemerintah Kabupaten Malinau memang menargetkan peningkatan prestasi pada pelaksanaan MTQ tahun ini. Meski menyadari Kabupaten Bulungan memiliki tradisi kuat dalam ajang MTQ, pihaknya tetap optimistis Malinau mampu memperbaiki pencapaian sebelumnya.
Keyakinan tersebut semakin menguat setelah menerima laporan dari Ketua LPTQ Kabupaten Malinau yang menyebut kualitas peserta tahun ini lebih siap dan memiliki peluang besar untuk meraih hasil maksimal.
“Sejak awal kami menargetkan peningkatan prestasi. Setelah mendengar laporan Ketua LPTQ mengenai kesiapan peserta, saya semakin optimistis kontingen Malinau mampu memberikan hasil terbaik. Alhamdulillah, target tersebut dapat diwujudkan dengan raihan posisi kedua,” katanya.
Meski demikian, Ernes mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat seluruh pihak cepat merasa puas. Ia berharap pembinaan terhadap qari, qariah, hafiz, hafizah, maupun peserta dari seluruh cabang perlombaan terus dilakukan secara berkesinambungan mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara konsisten akan menjadi fondasi penting bagi Kabupaten Malinau untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Utara di masa mendatang.
“Yang terpenting adalah proses pembinaan harus terus berjalan secara berkelanjutan. Kami berharap pada MTQ berikutnya prestasi Kabupaten Malinau dapat meningkat dan menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. /Karyadi Salam, melaporkan dari Malinau, Kalimantan Utara/

