Perskpknusantara.com, Bulungan -Arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Bulungan mulai menunjukkan peningkatan. Lonjakan jumlah penumpang terutama terlihat pada layanan angkutan darat milik Perum DAMRI Cabang Tanjung Selor.
Pimpinan DAMRI Tanjung Selor, Junaid, menyebut kenaikan penumpang dipengaruhi program mudik gratis yang digelar sebelumnya. “Arus balik kemarin memang meningkat karena ada program mudik gratis. Kurang lebih sekitar 320 penumpang sudah terlayani,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Ia menjelaskan, penumpang berasal dari sejumlah rute favorit seperti Malinau–Tanjung Selor dan Kabupaten Tana Tidung–Tanjung Selor maupun arah sebaliknya. Kenaikan penumpang juga terjadi pada lima trayek segmen perintis yang dioperasikan DAMRI.
Program mudik gratis dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni arus mudik pada 18 Maret dan arus balik pada 23 Maret 2026. Meski begitu, Junaid menilai puncak arus balik masih belum terjadi. Ia memprediksi lonjakan terbesar justru berlangsung menjelang akhir libur sekolah, sekitar 28–29 Maret.
“Perkiraan arus balik memuncak di tanggal tersebut karena bersamaan dengan berakhirnya masa libur sekolah,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, DAMRI Tanjung Selor menyiapkan 15 unit armada bus. Jumlah itu sedikit berkurang dibanding sebelumnya karena dua kendaraan mengalami kerusakan.
Adapun rute dengan tingkat kepadatan tertinggi selama arus balik adalah perjalanan menuju Berau dan sebaliknya. “Tujuan paling ramai itu Berau. Kalau ke Malinau juga ramai, tapi khusus saat program mudik gratis saja,” kata Junaid.
Operasional DAMRI di Tanjung Selor dipusatkan di Terminal DAMRI yang berada di Jalan Sengkawit, kawasan Pasar Induk. Pihak perusahaan memastikan faktor keselamatan serta kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas selama periode arus balik Lebaran. /Rudi, melaporkan dari Bulungan, Kaltara/

