Perskpknusantara.com, Tarakan -Pembangunan gedung laboratorium dan perpustakaan MTsN Malinau hingga kini belum selesai meskipun masa kontrak telah berakhir dan tahun anggaran telah berganti ke 2026.
Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pekerjaan masih berlangsung, khususnya pada penyelesaian struktur utama bangunan.
Berdasarkan papan proyek, pembangunan Gedung Laboratorium dan Perpustakaan Tipe 2 MTsN Malinau dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp3.907.997.154. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Vacelindo Utama dengan durasi pelaksanaan 163 hari kalender, terhitung sejak 21 Juli hingga 30 Desember 2025.
Keterlambatan penyelesaian proyek ini menuai perhatian publik. Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan identitasnya menilai, pekerjaan seharusnya bisa diselesaikan tepat waktu mengingat lokasi proyek tidak berada di wilayah rawan banjir.
“Seharusnya proyek ini bisa rampung sesuai jadwal karena lokasinya juga tidak rawan banjir,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, pihak kontraktor memberikan penjelasan. Direktur CV Vacelindo Utama, Imran, mengatakan terdapat beberapa hambatan di lapangan yang memengaruhi progres pekerjaan.
“Kami menghadapi curah hujan yang cukup tinggi selama masa pengerjaan sehingga pekerjaan konstruksi menjadi terhambat. Selain itu, pasokan material galian C sempat sulit diperoleh,” kata Imran Rabu (21/1/2026).
Ia menambahkan, pembangunan tetap dilanjutkan dan pihaknya telah memperoleh perpanjangan waktu pelaksanaan pekerjaan selama 50 hari kalender, terhitung sejak 1 Januari hingga 18 Februari 2026.
“Kontrak awal berlangsung dari 21 Juli sampai 31 Desember 2025. Karena adanya kendala tersebut, kami diberikan tambahan waktu pengerjaan mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026,” jelasnya.
Imran juga menegaskan bahwa pelaksanaan proyek berada di bawah pengawasan ketat dari pihak berwenang.
“Selama proses pembangunan laboratorium dan perpustakaan MTsN Malinau, pekerjaan kami diawasi langsung oleh pihak pusat serta Kejaksaan Tinggi,” pungkasnya. /Karyadi Salam, melaporkan dari Malinau, Kaltara/

