Perskpknusantara.com, Malinau-Pemerintah Kabupaten Malinau bersama unsur TNI, Polri, ASN, dan non-ASN menggelar ibadah syukur menyambut Tahun Baru 2026 di Ruang Tebengang, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi sarana perenungan sekaligus penguatan kembali komitmen pelayanan di awal tahun.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas penyertaan Tuhan dalam setiap proses pembangunan daerah, khususnya selama satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati.

Ia menegaskan bahwa berbagai pencapaian yang diraih Kabupaten Malinau merupakan hasil kerja kolektif dan sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta semangat kebersamaan dalam melayani masyarakat.

“Sudah selayaknya kita bersyukur karena sampai hari ini Malinau tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan menjunjung tinggi toleransi. Kondisi ini terwujud berkat kerja bersama dan dukungan seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung dan menyukseskan program prioritas pemerintah pusat, termasuk program pemenuhan gizi bagi peserta didik yang secara bertahap mulai dirasakan manfaatnya di Malinau. Ia berharap program tersebut dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk kecamatan dan desa-desa perbatasan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menurunkan angka kemiskinan, serta mengelola sumber daya alam secara bijaksana demi kesejahteraan masyarakat.

“Mari kita bekerja dengan penuh kejujuran, ketulusan, kasih, dan semangat melayani untuk mewujudkan Malinau yang indah, tertib, unggul, dan sejahtera,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Asisten I Setda Malinau, Drs. H. Kamran Daik, M.Si., menyampaikan bahwa ibadah syukur ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas penyertaan-Nya dalam pelaksanaan tugas TNI, Polri, ASN, dan non-ASN di Kabupaten Malinau.

Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan lintas institusi, serta memperbarui komitmen pelayanan kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab.

Dengan mengangkat tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), ibadah syukur ini diharapkan menjadi momentum penguatan nilai keselamatan, kasih, dan kepedulian, tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga bagi keluarga besar bangsa dan Kabupaten Malinau.

Panitia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut, seraya berharap semangat persatuan dan pengabdian semakin menguat di sepanjang tahun 2026.

Melalui momentum ini, seluruh peserta diajak untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meningkatkan pengabdian demi terwujudnya Kabupaten Malinau yang rukun, damai, dan sejahtera. /Karyadi Salam, melaporkan dari Malinau, Kalimantan Utara/