Perskpknusantara.com, Tanjung Selor- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), menyatakan komitmen kuat dalam mendukung percepatan serta perluasan digitalisasi daerah hingga menjangkau wilayah desa, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2021.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bulungan, Risdianto, menegaskan bahwa Pemkab Bulungan memberikan dukungan penuh kepada Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) agar terus menjalankan peran strategis dalam mendorong digitalisasi transaksi keuangan di daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat mewakili Bupati Bulungan, Syarwani, dalam pembukaan High Level Meeting (HLM) TP2DD Kabupaten Bulungan Semester I Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Bupati Bulungan, Tanjung Selor, Senin.
Ia menekankan bahwa upaya percepatan digitalisasi harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga hingga ke kecamatan dan desa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Bulungan.
Dalam kesempatan itu, Risdianto juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara atas dukungan, sinergi, dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik bersama Pemkab Bulungan dalam mendorong penerapan transaksi keuangan digital di daerah.
Ia turut mendorong seluruh pimpinan cabang perbankan di Bulungan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam mendukung transaksi non-tunai di tengah masyarakat.
“Saya berharap perbankan terus berinovasi dalam menghadirkan berbagai kanal pembayaran digital yang cepat, mudah, dan terjangkau, baik bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun unit pelayanan publik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa ke depan masih terdapat berbagai tantangan dalam memperluas implementasi digitalisasi, mulai dari infrastruktur, literasi masyarakat, hingga optimalisasi pemanfaatan sistem pembayaran non-tunai. Meski demikian, dengan sinergi dan komitmen bersama, ia optimistis tantangan tersebut dapat diatasi.
“Pemkab Bulungan berharap capaian Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) terus meningkat, sehingga ekosistem digital di daerah semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Ini sejalan dengan upaya mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan terdigitalisasi,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bulungan, Zulkifli Salim, yang juga menjabat sebagai Sekretaris TP2DD Kabupaten Bulungan, menyampaikan bahwa HLM TP2DD merupakan agenda rutin yang dilaksanakan mulai dari tingkat pusat hingga daerah sebagai tindak lanjut instruksi Presiden.
“HLM ini merupakan kegiatan rutin pemerintah daerah yang harus dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi kebijakan nasional terkait percepatan digitalisasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, HLM TP2DD Semester I ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, perbankan, hingga pihak swasta yang berkaitan dengan percepatan dan perluasan digitalisasi, khususnya di sektor keuangan daerah.
“HLM ini menjadi momentum penting yang menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong percepatan digitalisasi keuangan daerah guna mendukung transformasi ekonomi yang lebih maju, transparan, dan efisien,” pungkasnya. /Rudi, melaporkan dari Tanjung Selor, Kaltara/

