Perskpknusantara.com, Malinau- Kabupaten Malinau mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah Peringatan Hari Desa Nasional Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Wisata Pulau Sapi dan digelar pada Rabu (28/1/2026).

Acara ini dihadiri Gubernur Kalimantan Utara, unsur DPRD provinsi dan kabupaten, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Utara, serta tokoh masyarakat dan para pemangku kepentingan terkait.

Sambutan Pemerintah Kabupaten Malinau disampaikan oleh Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H.

Dalam sambutannya, Jakaria menegaskan bahwa penunjukan Malinau sebagai tuan rumah tidak terlepas dari komitmen kuat pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan desa.

“Di bawah kepemimpinan Bupati Malinau Bapak Wempi, pembangunan desa terus menjadi fokus utama. Desa diposisikan bukan hanya sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek sekaligus motor penggerak kesejahteraan masyarakat,” kata Jakaria.

Peringatan Hari Desa Nasional tahun ini mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan Indonesia”. Tema tersebut dinilai selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Malinau yang menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah hingga nasional.

Jakaria mengungkapkan, meskipun Kabupaten Malinau menghadapi tantangan geografis dengan banyak desa berada di wilayah pedalaman dan perbatasan, berbagai kebijakan strategis yang dijalankan pemerintah daerah telah menunjukkan hasil yang menggembirakan.

“Alhamdulillah, sejak tahun 2025 Kabupaten Malinau tidak lagi memiliki desa berstatus tertinggal. Capaian ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat, dengan dukungan pemerintah provinsi serta pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut didorong oleh percepatan pembangunan infrastruktur dasar, optimalisasi pemanfaatan dana desa, penguatan BUMDes, serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Terkait penetapan Desa Wisata Pulau Sapi sebagai lokasi kegiatan, Jakaria menyebut hal tersebut mencerminkan arah kebijakan pembangunan desa di Kabupaten Malinau.

“Desa Pulau Sapi kami kembangkan sebagai desa wisata unggulan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” jelasnya.

Menutup sambutan, Jakaria menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan semangat gotong royong semua pihak. Semoga momentum ini semakin memperkuat komitmen kita bersama dalam membangun desa yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. /Karyadi Salam, melaporkan dari Malinau, Kalimantan Utara/