Perskpknusantara.com, Berau- Peristiwa kebakaran melanda dua unit rumah dan 12 kamar kost di Jalan Milono RT 012, Kelurahan Gayam, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Jumat (2/1/2026) pagi. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 05.40 Wita tersebut menimbulkan kerugian materiel yang cukup besar.
Kasubsipenmas Sihumas Polres Berau, Iptu Muhammad Kasim Kahar, menyampaikan bahwa insiden tersebut mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar ringan. Korban bernama Sapuan Pratama (21) mengalami luka bakar di bagian punggung dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Abdul Rivai.
Ia menjelaskan, bangunan yang terbakar diketahui milik Sopian Hadi (64). Selain dua unit rumah, api juga menghanguskan 12 kamar kost yang masih dalam proses renovasi. Total kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp2,5 miliar.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran diduga bermula ketika salah seorang penghuni menyalakan kayu bakar untuk merebus air di lantai satu bangunan. Saat kayu bakar habis, saksi mengambil tambahan kayu dari tempat pembuangan sampah di depan rumah. Namun ketika kembali, api sudah terlihat menyala di lantai dua.
Saksi sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun api dengan cepat membesar sehingga tidak dapat dikendalikan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran.
Proses pemadaman melibatkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Berau, satu unit mobil BNPB, serta satu unit Armored Water Cannon (AWC) milik Polres Berau. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 Wita.
Selain petugas pemadam, personel gabungan dari Pamapta II Polres Berau, piket fungsi Polres Berau, Polsek Tanjung Redeb, Satlantas Polres Berau, Koramil 0902-04 Tanjung Redeb, BPBD, serta PMI Kabupaten Berau turut dikerahkan untuk membantu penanganan di lokasi kejadian.
Iptu Muhammad Kasim Kahar menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting listrik yang terjadi di lantai dua bangunan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut. /Julius Mbado, melaporkan daei Berau, Kaltim/

