Perskpknusantara.com, Malinau- Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke SPBU Beringin yang berlokasi di Kecamatan Malinau Kota pada Jumat pagi (19/12).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Malinau dengan tujuan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026.
Langkah ini juga merupakan bentuk antisipasi pemerintah daerah menyusul terjadinya kelangkaan BBM yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.
Wabup Jakaria menjelaskan bahwa kelangkaan BBM yang terjadi bukan disebabkan oleh berkurangnya pasokan, melainkan dipicu oleh kendala teknis, khususnya dalam proses perizinan bongkar muat BBM.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pihak SPBU Beringin memastikan bahwa stok BBM dalam kondisi aman. Saat ini tersedia sekitar 9 kiloliter Pertalite dan 30 kiloliter Solar, yang diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga satu minggu ke depan. Pasokan BBM berikutnya dijadwalkan masuk pada tanggal 27 atau 28 Desember 2025 sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Selama ini, kuota tersebut dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat Malinau,” ungkapnya.
Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke SPBU Beringin yang berlokasi di Kecamatan Malinau Kota pada Jumat pagi (19/12).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Malinau dengan tujuan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026.
Langkah ini juga merupakan bentuk antisipasi pemerintah daerah menyusul terjadinya kelangkaan BBM yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.
Wabup Jakaria menjelaskan bahwa kelangkaan BBM yang terjadi bukan disebabkan oleh berkurangnya pasokan, melainkan dipicu oleh kendala teknis, khususnya dalam proses perizinan bongkar muat BBM.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pihak SPBU Beringin memastikan bahwa stok BBM dalam kondisi aman. Saat ini tersedia sekitar 9 kiloliter Pertalite dan 30 kiloliter Solar, yang diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga satu minggu ke depan. Pasokan BBM berikutnya dijadwalkan masuk pada tanggal 27 atau 28 Desember 2025 sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Selama ini, kuota tersebut dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat Malinau,” ungkapnya. /Karyadi Salam, melaporkan dari Malinau, Kalimantan Utara/

