Perskpknusantara.com, Krayan, Nunukan- Kondisi jalan nasional di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan, yang mengalami kerusakan berat dan belum beraspal, kini tidak lagi sekadar menjadi persoalan infrastruktur. Situasi tersebut telah menyentuh aspek yang lebih mendasar, yakni menurunnya rasa kepercayaan dan nasionalisme masyarakat perbatasan terhadap kehadiran negara.
Hal ini disampaikan oleh Warga Krayan, yang merasakan langsung dampak buruk akses jalan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keterbatasan infrastruktur sangat menyulitkan mobilitas warga, termasuk dalam kondisi darurat seperti evakuasi pasien sakit maupun pengantaran jenazah. “Kami memohon agar pemerintah pusat benar-benar hadir. Jangan sampai masyarakat perbatasan kehilangan rasa nasionalisme hanya karena kebutuhan dasar mereka diabaikan,” ujar salah satu Warga Krayan.
Masyarakat Krayan menilai kondisi jalan nasional yang tidak layak—yang menjadi satu-satunya akses utama menuju sejumlah desa di pedalaman—sebagai bentuk pengabaian terhadap hak dasar warga negara. Kerusakan parah pada ruas jalan tersebut menyebabkan waktu tempuh semakin panjang serta menghambat pelayanan darurat.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan dikalangan warga perbatasan mengenai ketimpangan pembangunan, mengingat wilayah mereka turut berkontribusi terhadap sumber daya alam nasional, namun belum menikmati infrastruktur dasar yang memadai.
Melalui pertanyaan ini, warga Krayan mendesak pemerintah pusat agar segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jalan nasional di Krayan dan wilayah sekitarnya. “Kami hanya menginginkan akses yang layak agar aktivitas masyarakat, termasuk penanganan orang sakit dan pengurusan jenazah, tidak lagi terhambat,” seraya berharap perbaikan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran dan kepedulian negara di kawasan perbatasan.
Masyarakat di 5 kecamatan Krayan sangat merindukan belas kasihan Pemerintah Pusat Provinsi Kaltara maupun Pemerintah Kabupaten Nunukan. “Sekarang 2025 Desember, dengan duka, kesedihan yang mendalam, layak kah kami Masyarakat Krayan mendapat belas kasihan oleh pemerintah? Kami 5 kec, Krayan, mengharap jalan transportasi antara desa, kecamatan, di aspal kan. Kalaulah permintaan kami dapat menyulitkan pemerintah, biarkan lepaskan saja kami dari NKRI. Agar kami dapat ambil sikap untuk merdeka. Bantulah kami !” TegasNya. /Jani Matias, melaporkan dari Krayan, Kab. Nunukan, Kaltara/

